Clippy

sabung ayam s128_s128.live_download s128 apk memberi Anda produk hiburan berkualitas tinggi dan layanan terkait dengan konsep hiburan terbuka dan menang-menang. Setiap tahun, sabung ayam s128_s128.live_download s128 apk juga mengundang selebritas di industri hiburan untuk mengadakan berbagai kuliah pertukaran hiburan bagi semua orang untuk meningkatkan kualitas pertukaran hiburan antara pemain dan perusahaan, mempromosikan saling pengertian antara satu sama lain, dan berusaha mencari terobosan pengembangan hiburan, tetapi juga bagi pelanggan Tentu hiburan perlu dipenuhi.

Korban Covid-19 Pecahkan Rekor, Hidayat: Pemerintah harus percepat penerapan insentif bagi petugas kesehatan

0

Hidayat Nur Wahid, Wakil Presiden TRIBUNNEWS.COM-MPR-RI, mengungkapkan keprihatinannya dengan semakin banyaknya korban rusaknya rekam Covid-19 termasuk dokter dan perawat di masyarakat dan tenaga medis (NaKes). Oleh karena itu, individu-individu berpenghasilan tinggi menghimbau kepada pemerintah untuk melakukan yang terbaik untuk mengatasi penyebaran Covid-19 serta memberikan perhatian dan dukungan yang maksimal terhadap sumber daya manusia di bidang kesehatan. Yakni, dokter, perawat, dan staf rumah sakit yang terus membantu kesehatan para korban Covid-19. Tentunya, apalagi dengan semakin banyaknya korban Covid-19 di dokter, perawat dan rumah sakit, hal ini sangat mengkhawatirkan. Kemudian segera membayar imbalan dan santunan kepada petugas kesehatan (Nakes) yang menangani Covid-19, termasuk dokter dan perawat yang meninggal karena virus tersebut.

Menurutnya, dengan mempertimbangkan jumlah kasus dan pertambahan jumlah kasus, maka jumlah korban meninggal ini sangat mendesak. Pertumbuhan yang berkelanjutan. Dan hal ini semakin menambah beban kerja dan beban psikologis petugas kesehatan dan rumah sakit. – “Semakin banyak petugas kesehatan yang sekarat. Para dokter dan perawat yang masih aktif kelelahan dan tak mampu menangani pasien Covid-19 yang terus berdatangan, sehingga harus kesulitan mengurus birokrasi administrasi terkait insentif ini. Oleh karena itu, pemerintah harus memberikan kemudahan dan tangkap bola di lapangan untuk menyemangati petugas kesehatan, karena ketika mendapat janji pemerintah segera, mereka merasa telah mendapat perhatian serius dan jujur ​​dari pemerintah. Jika pemerintah bisa dipastikan membayar 30.000 100 juta rupiah untuk membayar uang muka vaksin Covid-19 Sinovac, hasilnya belum bisa dikonfirmasi melalui uji klinis. Tentu untuk dokter, perawat, dan rumah sakit, pemerintah bisa menepati janjinya yang jauh di bawah anggaran untuk pembelian vaksin, ”kata Hidayat. Demikian disampaikan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (9/11).

Oleh karena itu, dalam sidang Panitia VIII DPR-RI yang digelar Rabu (9/9) dengan Sekretaris Utama BNPB, Hidayat meminta BNPB menyampaikan komitmennya pada rapat dengan Panitia Kedelapan pada 13 Juli. Saat itu, BNPB mengumumkan bahwa setiap dokter yang meninggal akibat terpapar Covid-19 akan mendapat santunan sebesar Rp 300 juta. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 278/2020 tanggal 27 April 2020. Selain Keputusan Menteri Layanan Covid-19, bonus bulanan sebesar Rs 15 juta disediakan untuk ahli medis, Rs 10 juta untuk dokter umum dan Rs 5 juta untuk profesional medis. Staf medis anggota lainnya.

Hidayat mengenang bahwa staf medis bekerja keras dan mengorbankan banyak korban jiwa. Oleh karena itu, wajar jika segera memenuhi komitmen pemerintah untuk memberikan reward dan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan, karena pada akhir Juni 2020 hanya akan mendapatkan reward sebesar Rp 226 Miliar dan santunan bagi 47 orang meninggal dunia sebesar Rp 14,1 Miliar. , Dari total anggaran Rp 5 ada 6 triliun.

Menurut PB IDI, jumlah dokter yang meninggal sudah melebihi 100 orang. Menurut PPNSI, jumlah perawat yang meninggal mencapai 69 orang. Di PDR, Sekretaris Utama BNP Paribas (BNPB) menegaskan kembali komitmennya untuk memastikan bantuan pemerintah kepada tenaga medis dan tenaga penunjang medis yang meninggal karena Covid-19, komitmen yang tercatat sebagai keputusan dalam rapat tersebut. Bekerja sama dengan Komite Kedelapan DPR-RI. HNW meyakini bahwa komitmen BNPB sebagai ketua kelompok kerja Covid-19 harus benar-benar terpenuhi, atau dapat mendorong penerapan insentif dan tindakan kompensasi bagi tenaga kesehatan, dokter dan perawat yang telah meninggal dunia dan masih aktif merawat korban. Covid19.

“French National Bank telah memastikan bahwa insentif dan santunan bagi tenaga kesehatan segera didistribusikan. Oleh karena itu, jangan biarkan pembatasan administrasi dan operasional menjadi alasan untuk tidak memenuhi komitmen pemerintah. Covid-19 telah menyebar di lebih dari 6 kasus di Indonesia Pada bulan Desember jumlah korban meningkat, bahkan memecahkan rekor. 59 negara membuka pintunya bagi WNI, dan 11 di antaranya berpesan agar warganya tidak datang ke Indonesia.Dalam kasus ini, lebih dari 100 dokter dan 69 perawat meninggal, dan banyak rumah sakit juga terkena dampaknya. Diharapkan dengan capaian BNPB dan komitmen pemerintah akan membawa angin segar yang akan mendorong tenaga kesehatan untuk mengatasi Covid-19, karena akan dihormati dan diapresiasi oleh para dokter, perawat dan rumah sakit pahlawan manusia melawan Covid-19. HNW menyimpulkan ini adalah langkah sukses banyak negara untuk mengatasi Covid-19.

So, what do you think ?