Clippy

sabung ayam s128_s128.live_download s128 apk memberi Anda produk hiburan berkualitas tinggi dan layanan terkait dengan konsep hiburan terbuka dan menang-menang. Setiap tahun, sabung ayam s128_s128.live_download s128 apk juga mengundang selebritas di industri hiburan untuk mengadakan berbagai kuliah pertukaran hiburan bagi semua orang untuk meningkatkan kualitas pertukaran hiburan antara pemain dan perusahaan, mempromosikan saling pengertian antara satu sama lain, dan berusaha mencari terobosan pengembangan hiburan, tetapi juga bagi pelanggan Tentu hiburan perlu dipenuhi.

Antusias dengan pedagang sayur ketupat, sulit mendapatkan pekerjaan berdasarkan ilmu di sekolah

0

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Matahari sudah lama tidak bersinar. Banyak pedagang kaki lima mulai menjual barang untuk mendapatkan kekayaan. Mulai dari ketupat sayur, bubur ayam, ketoprak, mie ayam hingga penjual minuman berjejer di sepanjang Jalan Proklamasi di Kota Menden, Jakarta Pusat.

Sabtu pagi (25/7/21) Bambang Soesatyo, Ketua Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia, mengambil alih, saatnya berolahraga di sekitar Menten. Saat istirahat, Bamsoet memilih ketupat a la carte untuk sarapan pagi. “Sudah berapa lama Anda berjualan sayur ketupat?” Tanya Bamsoet kepada penjual sayur selada Eka.

Eka, 25 tahun, asal Anyer, Banten, mengaku sudah 13 tahun menjajal peruntungan di ibu kota. Ia berjualan di daerah Manggarai. Bamsoet mengatakan di kanal YouTube Bamsoet: “Saat itu, Eka menggantikan ayahnya yang pulang kampung dan berdagang di Jalan Proklamasi.” Eka lulusan STM otomotif. Namun, keterampilan yang diperoleh di STM tidak cukup untuk bersaing memperebutkan pekerjaan di sektor formal. Awalnya, ia berharap bisa bekerja di bengkel mobil setelah lulus dari STM. — Memang dia sempat bekerja sebagai pelayan di karaoke di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Gaji tahunan sekitar Rp 2,7 juta. Sayang sekali kontraknya tidak diperpanjang.

Saya mencoba melamar pekerjaan di beberapa tempat tetapi tidak berhasil. Kemudian, Eka memilih mengikuti jejak ayahnya dengan berjualan sayur ketupat. Dia menjual barang di Manggarai, Jakarta Selatan. Ilmu yang didapat tentang STM tidak bisa diterapkan pada dunia kerja.

“Memang realitas dunia kerja saat ini masih banyak tenaga kerja yang tidak bekerja sesuai dengan ilmu yang dipelajari di sekolah atau perguruan tinggi. Ini harus menjadi perhatian pemerintah. Bamsoet mengatakan:“ Agar bisa merumuskan kebutuhan kerja Rencana pendidikan. “Dampak pandemi Covid-19 sangat kentara pada perjuangan masyarakat kelas bawah di sektor informal. Selama pembatasan sosial skala besar (PSBB) diterapkan di DKI Jakarta, Eka tidak bisa dijual. Dia menganggur selama tiga bulan.

Beruntung, setelah penerapan standar baru, Eka sudah bisa dijual lagi.Namun, pendapatannya jauh dari mencapai level pandemi.Total pendapatan penjualan dari pagi hingga malam hanya Rp 200.000 -Bamsoet mengakui pandemi Covid-19 Hal ini berdampak serius bagi dunia kerja. Menurut data Kementerian Ketenagakerjaan, hingga Mei 2020, lebih dari 1,75 juta pekerja formal dan informal terkena Covid-19.

Secara detail, PHK formal dan PHK pekerja ( PHK) telah mencapai 14 juta. Ada 380.221 pekerja yang di-PHK dan 1.058.284 didemobilisasi. -Adapun pekerja sektor informal yang terkena dampak, tidak kurang dari 318.959 orang. Di saat yang sama, sebanyak 80.000 perusahaan di seluruh negeri telah memberhentikan karyawannya dan memecat mereka. Karyawan.

“Mungkin tidak berhenti di situ. Tidak mungkin bagi beberapa perusahaan untuk tidak melapor ke Kementerian Ketenagakerjaan saat seorang karyawan atau pekerja diberhentikan. Sangat penting bagi pemerintah untuk segera memenuhi janjinya. “Berikan kompensasi dan pelatihan bagi pekerja yang terkena pandemi,” pungkas Bamsoet.

So, what do you think ?