Clippy

sabung ayam s128_s128.live_download s128 apk memberi Anda produk hiburan berkualitas tinggi dan layanan terkait dengan konsep hiburan terbuka dan menang-menang. Setiap tahun, sabung ayam s128_s128.live_download s128 apk juga mengundang selebritas di industri hiburan untuk mengadakan berbagai kuliah pertukaran hiburan bagi semua orang untuk meningkatkan kualitas pertukaran hiburan antara pemain dan perusahaan, mempromosikan saling pengertian antara satu sama lain, dan berusaha mencari terobosan pengembangan hiburan, tetapi juga bagi pelanggan Tentu hiburan perlu dipenuhi.

Di Pameran Seni Budaya Cianjur, Syarief Hasan mengajak seniman menjadi pelopor praktik empat pilar.

0

Sjarifuddin Hasan, Wakil Presiden TRIBUNNEWS.COM-MPR, mengajak seniman dari seluruh Indonesia untuk benar dan konsisten menjadi pelopor empat pilar Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. — Ini sangat penting karena seniman adalah penjaga budaya bangsa, mereka memahami nilai dari empat pilar penghormatan terhadap keberagaman dan saling menghormati dalam keseharian. Seniman juga sangat kuat dalam kebangsaannya, karena di era modern ini mereka tetap konsisten menjaga budaya daerahnya masing-masing.

“Hal baik semacam ini harus diwariskan kepada seluruh masyarakat. Oleh karena itu, peran kepeloporan mereka dalam seni rupa kontemporer menurut saya pengamalan empat pilar ini sangat luar biasa,” ujarnya di acara Pesta Seni Budaya (PSB). Pada pembukaan resminya, ini merupakan bagian dari sosialisasi empat pilar MPR yang diwujudkan dengan mewujudkan tradisi leluhur Cianjuran. Ngaos, Mamaos, Maenpo ”, di dalam Museum Seni Cianjur, Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (10/03/2020).

Peserta acara ini adalah MPR Siti Fauziah, Berita Musyawarah Rakyat, Badan Budi Muliawan, Kepala Kementerian Hubungan dan Pelayanan Informasi, Ketua Persatuan Seniman Tradisional Daerah Cianjur Ook Mubarok, dan perwakilan dari seluruh komunitas dan sanggar seni Cianjur, termasuk Klaci, Sekar Panghegar dan Purwakanti.

Pimpinan MPR Partai Demokrat menegaskan bahwa seluruh rakyat Indonesia berkomitmen teguh untuk menjaga keempat pilar tersebut, maka itu akan menjadi kekuatan untuk memajukan negara ke arah yang lebih baik. Padahal, bukan tidak mungkin Republik akan menjadi salah satu negara maju di dunia dalam kurun waktu singkat dari Indonesia atau 100 tahun setelah kemerdekaan. -Saya percaya ini. Dan saya percaya bahwa masyarakat Cianjur dan komunitas lokal lainnya telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangunan negara di masa depan. Khusus untuk para seniman Cianjur, saya berterima kasih dan mendukung terus menerus kegiatan pelestarian budaya. Saya berharap eksistensi budaya Cianjur semakin jaya, ”ungkapnya.Pandemi yang merupakan salah satu dari empat pilar Musyawarah Rakyat Indonesia dan metode pelaksanaan yang efektif. Selain itu, direncanakan juga untuk menjaga budaya daerah yang sangat beragam. Siti Fauziah mewarisi seni budaya Ngaos, Mamaos, dan Maenpo karena merupakan tradisi yang luhur bahkan memiliki keterikatan yang erat dengan masyarakat Cianjur. Tradisi budaya ini juga sangat lekat dengan empat pilar MPR. Jodoh. Kebudayaan daerah sangat penting bagi masyarakat, terutama generasi muda bangsa. Saya berterima kasih kepada Syarief Hasan, Wakil Ketua MPR yang telah meluangkan waktunya untuk berpartisipasi dan mengapresiasi budaya daerah dalam kesibukannya, ”ujarnya. — MPR, lanjut Siti Fauziah, berharap kesenian Cianjur terus berkembang. Sebab dalam kesenian daerah ini bukan hanya tentang hiburan. Namun di dalamnya terkandung norma dan nilai, dan norma dan nilai tersebut kemudian dapat menjadi model penerapan dalam kehidupan sehari-hari. – Pertunjukan seni dan budaya kemudian berjalan dengan lancar. Yang pertama adalah pertunjukan seni suara, di antaranya lagu “Sun Dan”, dilanjutkan dengan pertunjukan silat atau seni bela diri khas Cianjur. Komedi lokal yang dibawakan oleh Cacu, Sarip dan Iwan dari sanggar Sekar Panghegar paling banyak menarik perhatian. Lelucon dingin tiga orang bisa membuat penonton tertawa. Terkadang, mereka membawa informasi tentang “empat pilar” ke tengah pameran.

So, what do you think ?