Clippy

sabung ayam s128_s128.live_download s128 apk memberi Anda produk hiburan berkualitas tinggi dan layanan terkait dengan konsep hiburan terbuka dan menang-menang. Setiap tahun, sabung ayam s128_s128.live_download s128 apk juga mengundang selebritas di industri hiburan untuk mengadakan berbagai kuliah pertukaran hiburan bagi semua orang untuk meningkatkan kualitas pertukaran hiburan antara pemain dan perusahaan, mempromosikan saling pengertian antara satu sama lain, dan berusaha mencari terobosan pengembangan hiburan, tetapi juga bagi pelanggan Tentu hiburan perlu dipenuhi.

Ahmad Basarah mendukung pemutakhiran materi pendidikan agama Islam yang lebih toleran

0

TRIBUNNEWS.COM Wakil Ketua Musyawarah Rakyat Indonesia Ahmad Basarah mendukung Pendidikan Agama Islam (PAI) yang baru dan lebih toleran yang digagas oleh Profesor Abdul Mu’ti Ide tentang kursus dan metode pengajaran. Saat pidato pengukuhan Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Sekretaris Jenderal PP Muhammadiyah Jakarta pada Rabu (02/09/20), ia menyampaikan dalam orasi ilmiahnya bahwa ke depan, perangkat dan metode pengajaran PAI harus lebih beragam, mendukung toleransi, dan mendidik sekolah terbuka. siswa. , Toleran, aktif, menerima dan mau bekerja sama sesuai dengan ajaran Islam dalam keadaan yang berbeda.

“ Menurut data yang diungkapkan oleh guru besar, saya sangat setuju dengan gagasan perbaikan kurikulum dan metode pengajaran pendidikan agama Islam. Dr. Abdul Mu’ti dalam kuliah ilmiahnya. Suku bangsa Indonesia semuanya berbeda dalam ras, agama, ras, kelas, seni, budaya dan bahasa. Keberagaman ini perlu kita hadapi secara dewasa, dan antara lain kita perlu menyediakan materi pendidikan yang mendukung keberagaman, ” kata Ahmad Basarah dalam Abdul Muti (Abdul Mu). ‘ti) dalam pengukuhannya mengatakan bahwa ia adalah Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah di Jakarta. -Abdul Mu’ti menekankan peningkatan intoleransi beragama di dunia, termasuk Indonesia, dalam orasi ilmiahnya yang disebabkan oleh banyaknya sistem sosiologis, politik dan pendidikan. Salah satu alasannya, bahan dan metode pengajaran PAI tidak beragam. Ia mencontohkan hasil studi yang dilakukan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 2018 oleh Pusat Penelitian Islam dan Masyarakat (PPIM) dan menemukan bahwa 58,15% mahasiswa dan mahasiswa berpandangan radikal, dan 51,1% intoleran terhadap teman sebaya. , 34,3% orang tidak toleran terhadap penganut agama lain. — ” Jika mengacu pada kesimpulan GEPP yang dikemukakan Profesor Abdul Mu’ti, saya semakin yakin bahwa proyek Pancasila perlu diajarkan kembali secara formal di sekolah dan semua kampus. Pancasila jelas mengajarkan kita untuk menjadi majemuk, toleran, saling membina gotong royong, dan mengajak kita untuk bersatu selamanya dan menjadi anak bangsanya, seperti yang diungkapkannya dalam pidato sainsnya, ” Ahmed Bassa Ahmad Basarah mengatakan, dirinya juga anggota panitia X DPR RI, antara lain di bidang pendidikan. — Abdul Mu’ti mengajukan solusi dalam kuliah ilmiah yang bertujuan mengembangkan kurikulum dengan memberikan lima landasan nilai sakral, kebebasan, keterbukaan, solidaritas dan kerjasama, Meningkatkan materi dan metode pengajaran PAI di masa depan. Ia mengemukakan bahwa PAI pluralistik berbeda dengan integrasiis atau agnostis, namun ia menekankan bahwa mahasiswa diberikan cara pandang yang memungkinkan mereka menjadi kritis dan cenderung membuat pilihan secara mandiri. Dan bertanggung jawab. -Menanggapi solusi yang diajukan oleh Abdul Mu’ti, Ahmad Basarah, ia bahkan mengumumkan bahwa kelima nilai tersebut sebenarnya terdapat dalam Pancasila, Inilah cita-cita bangsa Indonesia. Prinsip pertama Pancasila jelas mengandung nilai sakral Profesor Abdul Muti. Perintah ketiga menyangkut nilai persatuan dan kerja sama. Padahal nilai kebebasan dan keterbukaan yang ia ungkapkan terkait dengan sila keempat dan kelima Pancasila, ” terang Juris Doctor yang menulis buku “Boncano, Islam and Pancasila” itu. -Akhirnya, Ahmad Basarah berharap dapat menyempurnakan ide program tersebut. Metode pengajaran PAI yang disampaikan Profesor Abdul Muti dapat segera diterapkan oleh semua pihak. Yang pasti ketika semua siswa sekolah mempelajari nilai-nilai Tuhan, persatuan dan toleransi dari anak-anak lain di Amerika Serikat lebih awal, materi PAI yang beragam akan menjadi perekat yang meningkatkan keberagaman bangsa. -Diikuti dalam upacara pengukuhan guru besar. Ini termasuk Menteri Koordinator PMK Muhazir Effendi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Agama 2014-2019 Lukman Hakim Saifuddin, Ketua MPR Indonesia Zulkifli Hasan dan Arsul Sani, dan beberapa tamu terbatas lainnya.

So, what do you think ?