Clippy

sabung ayam s128_s128.live_download s128 apk memberi Anda produk hiburan berkualitas tinggi dan layanan terkait dengan konsep hiburan terbuka dan menang-menang. Setiap tahun, sabung ayam s128_s128.live_download s128 apk juga mengundang selebritas di industri hiburan untuk mengadakan berbagai kuliah pertukaran hiburan bagi semua orang untuk meningkatkan kualitas pertukaran hiburan antara pemain dan perusahaan, mempromosikan saling pengertian antara satu sama lain, dan berusaha mencari terobosan pengembangan hiburan, tetapi juga bagi pelanggan Tentu hiburan perlu dipenuhi.

Gus Jazil: Masih perlu mengamati dan memperkuat seluruh nasib pekerja migran

0

TRIBUNNEWS.COM – Kantor Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Konferensi Konsultasi Rakyat, bekerja sama dengan Komite Koordinasi Jurnalis Parlemen, mengadakan “Diskusi Empat Pilar”. Pada tanggal 10 Juli 2020, bertempat di Media Center Gedung Nusantara III Kompleks MPR / DPR RI Jakarta, diadakan diskusi bertema “Melindungi dan Meningkatkan Pensiunan Tenaga Kerja Indonesia (PMI)” yang diselenggarakan oleh Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid, Anggota Fraksi MPR PDIP Rahmad Handoyo dan Direktur BP2MI Benny Ramdhani.

Dalam sebuah diskusi yang melibatkan puluhan jurnalis, Jazilul Fawaid, yang biasa dikenal dengan Gus Jazil dalam pidatonya, mengatakan bahwa topik yang diangkat dalam diskusi ini sangat penting, “karena melibatkan masalah kemanusiaan,” katanya. Mengenai topik ini, Kabupaten Gresik, pria asal Pulau Bawean, Jawa Timur mengutip kalimat yang pernah dikemukakan Presiden Soekarno, yaitu, “Kami bukan kuli antar negara, juga bukan kuli antar negara.” Ia mengatakan dalam paragraf 27, paragraf 2, Konstitusi Republik Indonesia pada 1945 bahwa ini menunjukkan bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk bekerja untuk kemanusiaan dan menjalani kehidupan yang layak. Ini menunjukkan bahwa pekerjaan adalah hak asasi manusia yang mendasar. Ia mengatakan: “Jika suatu negara memiliki tingkat pengangguran yang tinggi, kita dapat mengatakan bahwa negara tersebut belum mengalami kemajuan.” Banyak orang Indonesia yang mengaku bekerja di luar negeri. Ini disebut “pilihan” karena kesempatan kerja yang terbatas di negara ini. Orang Indonesia bekerja di luar negeri untuk pertama kalinya, dan kebanyakan dari mereka adalah wanita.

“Jadi, istilah untuk orang Indonesia yang bekerja di luar negeri untuk pertama kalinya adalah pekerja migran,” kata Gus Jazil, diikuti oleh TKI dan kemudian PMI.

Hubungan masyarakat mereka ada di luar negeri, dan pekerja migran menyebut mereka pahlawan devisa ketika mereka mengirimkan uang ke kota asal mereka di Indonesia. Nah, persoalan Gus Jazil adalah jika kembali ke Indonesia, ia berharap para TKI yang pulang ke negara asalnya dapat diurus, karena nasib mereka setelah bekerja di luar negeri mungkin tidak sesukses yang dibayangkan, misalnya yang sering ia temui di dalam negeri. Pekerja migran yang bekerja di luar negeri sebagai layanan rumah tangga, tetapi ketika mereka bekerja lagi di negara mereka sendiri, nasib mereka tetap sama, mereka juga tidak bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Pekerja migran juga akan ditangani. Dorong mereka untuk menerima pelatihan kejuruan sehingga hidup mereka akan lebih baik ketika mereka kembali bekerja di negara itu. Di sana dia bertanya apakah tidak ada anggaran untuk memberikan pelatihan dan perhatian kepada pekerja migran yang kembali ke negara asal mereka.

Dalam diskusi tersebut, Benny Ramdhani mengungkapkan kendala yang dihadapi pihaknya dalam memastikan perlindungan TKI. Kendala yang ditemui adalah kurangnya anggaran BP2MI. Kendala kedua adalah perbedaan jumlah pekerja migran. Data Kementerian Luar Negeri berbeda dengan data Kementerian Ketenagakerjaan. Bank Dunia juga memiliki data jumlah tenaga kerja Indonesia di 152 negara.

So, what do you think ?