Clippy

sabung ayam s128_s128.live_download s128 apk memberi Anda produk hiburan berkualitas tinggi dan layanan terkait dengan konsep hiburan terbuka dan menang-menang. Setiap tahun, sabung ayam s128_s128.live_download s128 apk juga mengundang selebritas di industri hiburan untuk mengadakan berbagai kuliah pertukaran hiburan bagi semua orang untuk meningkatkan kualitas pertukaran hiburan antara pemain dan perusahaan, mempromosikan saling pengertian antara satu sama lain, dan berusaha mencari terobosan pengembangan hiburan, tetapi juga bagi pelanggan Tentu hiburan perlu dipenuhi.

Kekayaan bersih tinggi: Kementerian Agama harus bekerja untuk membuat masjid dan tempat ibadah lebih fleksibel

0

RI Hidayat Nur Wahid, Wakil Presiden TRIBUNNEWS.COM-MPR, mengkritik Kementerian Agama karena ambiguitasnya dalam melaksanakan keputusan Kementerian Agama dan Panitia Kedelapan DPR untuk meringankan keputusan Raker tentang masjid dan tempat ibadah. Pada rapat kerja Komite Kedelapan (11/5), Kementerian Agama sepakat untuk mempertimbangkan pelonggaran pembatasan tempat ibadah, terutama yang tidak menyertakan tempat ibadah. Di zona merah. Saat kawasan itu berada di zona merah, pihaknya pun sepakat untuk tetap ketat dan sepenuhnya mematuhi aturan penanganan Covid-19.

<< Pada rapat kerja yang diadakan dengan Kementerian Agama, saya menyampaikan keinginan banyak partai politik agar umat tidak perlu khawatir dan dapat mengabdikan diri untuk 'beribadah, ummat memiliki keadilan yang penting. Jika pemerintah memutuskan untuk melonggarkan aturan PSBB, bahkan termasuk pengaturan transportasi dan pemulangan, bahkan di bandara Soetta, hingga tidak lagi ramai dan tidak lagi mematuhi rencana pengobatan Covid-19, maka wajar jika umat Islam yang tidak berada di zona merah bisa bersantai. Tubuh dan pikiran agar bisa shalat di masjid, dan perkuat relawan masjid dengan mengumandangkan Adzan dan Tadarrus untuk Idul Fitri, termasuk shalat Idul Fitri. Hidayat mengatakan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta (16/5), khusus bagi masyarakat di kawasan hijau, meski masih menerapkan aturan dasar pengobatan Covid-19. Pneumonia koroner baru. Misalnya, jumlah jemaah belum bertambah, tetapi jarak sebenarnya masih ada. Ia mencontohkan pedoman ibadah yang dikeluarkan Fatwa MUI selama periode Covid-19. Pernyataan tersebut menyebutkan, jika penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut tidak terkontrol, umat Islam tidak boleh mengadakan sholat yang mengumpulkan banyak orang. --- Namun, MUI juga mewajibkan "Sholat Jumat" di wilayah di mana penyebaran Covid-19 terkendali. Hal ini menunjukkan bahwa sesuai dengan aturan Fatwa MUI, pembatasan kegiatan keagamaan di tempat ibadah sangat bergantung pada kondisi daerah. Hidayat prihatin karena pengetahuannya tentang Fatwa MUI tidak lengkap. Oleh karena itu, di banyak tempat bahkan tidak di zona merah, masjid-masjid ditutup, bahkan ada yang terkunci. Gereja juga secara tegas melarang mengikuti Sholat Jum'at, Sholat Tarawi dan kegiatan lainnya, sehingga akan menimbulkan keriuhan dan perpecahan di tingkat akar rumput. Menurut Hidayat, ada rencana untuk melonggarkan pembatasan tempat ibadah di ruang hijau dan mematuhi aturan Covid-19 yang ditetapkan untuk memungkinkan masyarakat mencapai keadilan dan perdamaian. Sekaligus, menghilangkan stigma, seolah-olah Covid-19 adalah konspirasi khususnya terhadap umat Islam. Karena membiarkan hal tersebut justru akan menimbulkan masalah dan menciptakan tekanan yang dapat melemahkan kekebalan tubuh, sehingga membuat orang menjadi rentan terhadap Covid-19.

Rapat Komite Kedelapan sepakat bahwa pelonggaran pembatasan tempat ibadah di kawasan hijau juga berlaku untuk tempat ibadah di agama lain, sehingga dapat menjaga keadilan dan ketentraman dalam beragama.

“Jangan sampai ummat ikut dalam berbagai kegiatan dan tempat relaksasi, tapi ummat tetap dilarang beribadah. Katanya di masjid, karena akan menimbulkan perasaan marah dan tidak adil. Hidayat menambahkan.

Sebelumnya, pada rapat Panitia Kedelapan dan Kementerian Agama (11/5), Menag sepakat mempertimbangkan untuk bersantai tempat ibadah, terutama di jalur hijau, karena PSBB (salah satu bentuk transportasi) juga diterapkan. Yang mengherankan dari langkah mitigasi itu, Dirjen Bimas Islam Kamrudin Amin justru “membatalkan” usul Menteri Agama pada 13 Mei lalu yang juga disetujui Wakil Menteri Agama sebagai Wakil Ketua MUI. Bahkan, sudah Keputusan bersama Raker dan Komite Kedelapan DPR RI.

“Menteri Agama dan Wakil Menteri Agama mengecam Dirjen untuk menghapuskan pernyataan publik Wakil Menteri Agama. Substansinya akan diimplementasikan bersama Panitia VIII DPR RI untuk melaksanakan keputusan Raker. Dapatkan relaksasi di masjid dan tempat ibadah lainnya di area hijau. Pada saat yang sama, patuhi ketentuan protokol manipulasi covid-19.

So, what do you think ?