Clippy

sabung ayam s128_s128.live_download s128 apk memberi Anda produk hiburan berkualitas tinggi dan layanan terkait dengan konsep hiburan terbuka dan menang-menang. Setiap tahun, sabung ayam s128_s128.live_download s128 apk juga mengundang selebritas di industri hiburan untuk mengadakan berbagai kuliah pertukaran hiburan bagi semua orang untuk meningkatkan kualitas pertukaran hiburan antara pemain dan perusahaan, mempromosikan saling pengertian antara satu sama lain, dan berusaha mencari terobosan pengembangan hiburan, tetapi juga bagi pelanggan Tentu hiburan perlu dipenuhi.

Gus Jazil minta BNPB tetap waspada menghadapi bencana terkait pandemi Covid-19

0

TRIBUNNEWS.COM-Jazilul Fawaid, Wakil Ketua Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia, mengungkapkan duka yang mendalam atas banjir yang mendadak dan tragedi bencana alam di Kabupaten Luwu di barat laut Sulawes Selatan. Banjir bandang menyebabkan 15 korban jiwa, 34 orang dinyatakan hilang, dan 4.930 orang terdampak. Ketemu, ”kata Jazilul Fawaid dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (16 Juli 2020).

Banjir bandang terjadi di Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (13/7) lalu. BNPB mencatat Sebanyak 4.930 KK di Luwu Utara terdampak banjir bandang di 6 kabupaten antara lain Masamba, Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke dan Malangke Barat. Penyebabnya, menurut dia, bencana itu akibat ulah manusia yang tidak bertanggung jawab. – — “Bencana ini memang cobaan Tuhan, tapi juga mengingatkan para perusak lingkungan untuk tidak terus melakukan kegiatan yang merusak alam,” ujarnya. Kebangkitan nasional ini menambahkan bahwa bencana alam di Indonesia adalah karena alam dan alam. Hal itu disebabkan oleh tangan kotor para perusak lingkungan. Ia mengatakan bahwa dengan cara demikian kejadian tersebut tidak akan pernah terulang lagi. “Kita semua membutuhkan kesadaran dan kearifan untuk terus menjaga lingkungan. Ia menambahkan, pemberian kekayaan alam jangan sampai berubah menjadi bencana alam.

Selain itu, Gus Jazil juga berharap agar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tetap fokus dan waspada saat memprediksi dan menangani bencana alam. BNPB saat ini dalam Covid-19.

“Selama kami fokus menangani bencana Covid-19, kami tetap berharap BNPB tidak menangani bencana alam seperti derasnya Gunung Luwu,” ujarnya.

“Kami juga mengundang masyarakat. Ia menyimpulkan:“ Masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Luwu akan turut serta membantu korban banjir dan keluarganya. “

So, what do you think ?